ibu masih berkata-kata
ayah tetap sibuk bekerja
kakek malah semakin menua
;kini aku sarjana
adakah yang tiada; nenek, kini
aku mengingatnya
ia pergi bukan sebab tak peduli
kutabur bunga, aku jadi sarjana
ada yang lebih tiada; dunia, baru
aku menyadarinya
menjadi pintar, pekerja keras, dan soleh
tak akan cukup berguna. tak!
sebab dunia menawarkan yang
fana dan hina
belok kiri jalan terus,
sebab lampu merah tak selalu halangan
lampu hijau tak selalu setuju
aku sarjana, fatamorgana kusulap
bijaksana
aku sarjana, kata orang tamat
darah di sungai nadiku semakin deras,
tapi cinta, adalah ilmu paling teras
bijaksana, aku sedang merakitnya;
jadi senjata tak sekedar sarjana
sebab dunia belum kiamat,
jiwanya saja yang tiada
sebab aku sarjana,
identitas tak boleh tanda-tanya
ibu berkata, ayah bekerja
kakek menua, nenek kukirim bunga
kusimpan pesan-pesannya, meski
tak harus kembali padanya
sebab sejarah navigator paling setia
yogyakarta, november 2008
Osephe H. W. ~ edisi tamat
Februari 1st, 2011 at 4:47 PM
keren bozzz…..