…pergi dari rumah sebagai anak panah terakhir, lantas berarti harus menemukan sendiri batu pengasah, di antara ribuan batu tak berbelah. sebab jika sampai hidup layak pekir, ketajaman kata hanya pada maknanya…
Mei 9, 2010
keputusan 1
By osephe H. W.
Tentang osephe H. W.
"...hanya mengejar apa yang tak bisa kukejar...,"
Lihat semua yang ditulis oleh osephe H. W.
This entry was posted on Minggu, Mei 9th, 2010 at 6:37 PM and posted in Lemparan ke Dalam. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
Tinggalkan Balasan Cancel reply
Monthly Archives
-
update
puisi
-
comment
ayu on kau, ekstase…!! ayu on tak perlu curiga ayu on jarak ayu on rindu moko tjah mbahrowo on namaku sarjana (2) Kang Syukron on KOYO PITIK…!!!!! osephe H. W. on keputusan 2 adit on keputusan 2 osephe H. W. on tak perlu curiga melly on tak perlu curiga osephe H. W. on “wanna be” zukhruf latif on “wanna be” osephe H. W. on “wanna be” AriZur Ea on “wanna be” osephe H. W. on jarak Blogroll
jaremu
